Ya Allah, kalau pacaran itu haram, kenapa saya bisa bahagia dengan pacar saya? Kenapa tidak ada azab yang turun kepada saya?
Dua pertanyaan yang akan lumayan panjang untuk dibahas. Semua orang sudah jelas tahu hukum dari pacaran. Masih saya ingat pada bahasan materi Pendidikan Agama Islam kelas 10 menyinggung pacaran, bahkan saya sampai disuruh menghafal ayat ke-32 surat Al-Isra وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatn yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (17: 32) Bukan hanya menghafal, guru PAI saya sampai menjelaskan apa saja hal yang mendekati zina, tak terkecuali pacaran. Mempunyai ikatan tanpa adanya kehalalan dalam ikatan tersebut. Tidak perlu diberikan contoh, karena disekeliling kita pun banyak yang jadi contoh, atau bahkan kita sendiri yang jadi contohnya. Astaghfirullahaladzim. Kembali ke awal, mengapa orang pacaran bahagia saja? Tak ada azab/ujian dari Allah, bahkan beberapa dari mereka bisa langgeng sampai menikah. Inilah yang dinamakan istidraj. Apa itu istidraj? Isti...