Reset
Memulai 2025 sedikit terlambat karena hari pertama dihabiskan dengan tidur, tidur, dan tidur. Benar-benar definisi "diem gak ngapa-ngapain". Hari kedua baru mulai beranjak. Sedikit kaget melihat daftar target yang ditulis di awal tahun 2024 kemarin. Dari sekian banyak yang ditulis, hanya 2 saja yang berhasil diceklis. Not that bad. Saatnya meramu lagi rencana hidup tahun ini.
Menyadari semakin hari semakin bertambah usia, semakin mempertanyakan "what is my purpose in this life?". Makanya, di paruh akhir 2024 kemarin, aku banyak menemui kawan dan relasi. Untuk sekedar bertegur sapa yang berakhir membahas kehidupan yang dijalani masing-masing.
Dari satu orang aku mengetahui bahwa berani dalam melangkah harus berani juga dalam mengambil risiko. Gagal sampai jatuh jauh ke inti bumi pun tidak akan menjadi masalah jika aku bisa menanggung risikonya, berbenah agar kegagalan serupa tidak terjadi lagi.
Dari satu orang yang lain, aku belajar bahwa untuk mengejar target, harus berusaha all out. Manfaatkan kesempatan dan mencari celah jika kesempatan itu tidak kunjung datang. Selalu pintar menginisiasi, hal-hal yang tadinya tidak terpikirkan olehmu bisa jadi akan membawamu ke suatu tempat.
Dari salah satu orang yang aku hormati, aku diberi pencerahan bahwa hidup itu tentang menjadi apa yang akan membuatmu dikenang. Karena kelak setelah tiada, kamu dikenang atas hal-hal yang kamu lakukan, artinya penting untuk menjadi orang yang bermanfaat.
Ditambah jawaban seorang kawan di suatu podcast, bahwa "Tidak apa-apa kalau kita tidak menjadi apa-apa. Tetapi kita harus sadar akan risikonya bahwa jika kita bukan apa-apa, kita tidak bisa mencapai suatu hal di suatu tingkat tertentu. Sebab hidup itu tentang menerima risiko. Risiko kamu tidak punya apa-apa jika tidak menjadi apa-apa, atau risiko kamu bisa mendapatkan segala hal jika kamu melakukan usaha mendapatkannya."
Poin utamanya, hiduplah dengan tetap mengejar manfaat. Tidak perlu memaksakan menjadi yang terbaik dari yang terbaik, hanya perlu berusaha sampai batas maksimal kemampuan diri.
Komentar
Posting Komentar