May... Maybe Yes

Sebulan  ke belakang jam tidurku kacau. Antara sibuk atau sok sibuk, tapi kalau kata Ghaida sibuk itu gak ada. Yang ada adalah manajemen waktu yang buruk. Baiklah.

Sekarang ini aku mulai menerapkan prinsip "selagi gratis, ambil". Ada course gratis, isinya cocok sama minatku, ambil. Tapi karena siang harus kerja, jadi ada revisi sedikit; "selagi gratis dan malam, ambil". Akhirnya aku ambil 2 course ngoding python yang waktu meetingnya malam-malam.

1. Code in Place

Ini program belajar ngoding beneran dari 0 banget (YUP inilah yang sy butuhkan). Penyelenggaranya dari Stanford University. Disitu aku belajar cara kerja bahasa pemrograman pakai analogi Karel dulu, lalu setelah itu baru diperkenalkan ke bahasa pythonnya. Untuk aku yang amnesia algoritma dan pemrograman, course ini sangat esensial. Total 6 minggu, belajar pythonnya mulai dari control flow, grafik, dan data. Materi dasar. Ada video penjelasan, contoh problem & solusi, dan ada juga challenge untuk diselesaikan. Karena ada ribuan orang yang ikutan coursenya, jadi pertemuan mingguan dibagi ke banyak section. Section leaderku orang Pakistan, dan meetnya via zoom tiap hari Kamis jam 21.00 WIB. Tiap pertemuan itu isinya review materi dan selesaikan problem yang memang khusus disusun untuk meeting tersebut.

Code in Place



2. BRICS Astronomy

Ini juga course  python. Tapi khusus untuk aplikasi di analisis data astronomi. Penyelenggaranya dari BRICS Astronomy, yang salah satu anggotanya ada BRIN juga. Di sini pertemuannya padat banget, ada total 10 minggu dan ada capstone project di minggu terakhir. Tapi sama-sama ngajarin dari awal juga, sih. Perkenalan ke python, statistiknya, aplikasinya di bidang apa/bagaimana, dan lain-lain. Pertemuan mingguannya tiap hari Rabu, siang atau malam. Jelas aku ambil yang malam, jam 11 malam WIB. Di  course ini pakai jupyter notebook, astropy, pandas, dll. Doakan ya laptop yang aku pakai ini sehat selalu soalnya install Anaconda, kasihan. 
Tiap minggu ada kuis atau tugasnya, dan disubmit di jupyter grader. Python yang dipakai di sini udah next level kalau dibandingkan di Code in Place. Wajar, course ini kan udah langsung diajarin aplikasinya untuk bidang astronomi. Kendala ikutan BRICS Astronomy cuma satu, ngantuk. Karena tiap meeting bisa lebih dari 1 jam.

BRICS Astronomy


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Pertama

Berapa Hari

Support System